Sabtu, 26 Maret 2011




Realita hidup

          Ketika hidup harus memilih.....
          Sangat sulit untuk memendam apa yang sebenarnya kita inginkan...

Aku,dulu seorang siswi salah satu SMAN di Bekasi. Waktu dan saatnya aku akan melanjutkan kemana pendidikan yang aku tempuh,pikiranku bercabang. Aku mulai dari Telkom,aku ikuti tes nya walaupun orang tuaku tidak menyetujuinya. Dan ternyata hasilnyapun GAGAL.....
Kedua,aku ikut tes Simak UI,bapakku ingin sekali aku menjadi seorang desainer. Aku memilihnya,dan hasilnyapun tidak membuat aku down,karena itu bukan pilihanku,GAGAL....
Ketiga,aku ikuti tes UMB,saat itu aku bingung karena orang tuaku tidak mengijinkan aku kuliah diluar Jakarta. Terpaksa aku memilih Universitas yang kurang aku minati,UNJ. Alhasil,hasilnyapun sama seperti yang pertama dan kedua.....
Keempat,aku ikut tes STAN,aku minat ke STAN dari semenjak aku SMP. Dan karena kelemahanku di bahasa inggris,akupun GAGAL....
Haaaaa.....mungkin bosan memang,tapi aku masih penasaran untuk mencoba SNMPTN. Aku sebenarnya ingin memilih universitas diluar Jawa Barat,selain ada jurusan yang aku suka dan kesempatan masuknya pun lebih besar. Tapi keinginan orang tuaku membuatku memendam itu semua. Saat itu  aku serasa menyembunyikan sesuatu yang benar-benar membuatku   gak konsen dengan semuanya.
“Ma,aku kan udah besar,aku punya pilihan sendiri untuk masa depanku. Dan pastinya aku komit dengan pilihanku,aku gak main-main”.
“Kamu belum cukup bisa untuk hidup sendiri,ngekost. Mama khawatir,kamu disini aja sering sakit,gak bisa rawat diri”.
Entah kenapa aku gak bisa menerima alasan mamaku itu. Aku berfikir sesuatu,tentang alasan yang sebenarnya. Sesuatu yang menyangkut bulan Januari 2008 lalu. Itu mambuat aku emosi mendadak setiap mengingatnya.


Akhirnya hasil SNMPTN pun keluar,dan hasilnya membuat aku berkata dalam hati ‘sudah biasa,udah gak kaget’.
Aku selalu berdoa pada-Nya, kalo memang ini yang terbaik,hilangkanlah segala pikiran negatif itu. Dan aku selalu meyakini diri,kalau apa yang didapat sekarang tidak menjamin masa depan sukses atau apapun.
Aku merasa ada lega,aku fikir dengan nurut orang tuapun,insyaAllah ada hikmahnya.
Amin......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar